Bersama Masyarakat Desa Air Anyir, GENBI Babel Siap Mempromosikan Pantai Temberan Menjadi Objek Wisata Yang Menarik

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 23 Januari 2018 14:56 WIB | Diupdate pada 23 Januari 2018 14:56 WIB


Air Anyir, UBB -- Sabtu 20 Januari 2018, Generasi Baru Indonesia (GenBI) wilayah Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan revitalisasi kawasan wisata pantai yang berlokasi di Pantai Temberan, Desa Air Anyir. Kegiatan yang dikemas dalam program PUCAK (Pelestarian lingkUngan seCara inovAtif dan Kreatif) ini dikomandoi langsung oleh Achmad Septian selaku ketua pelaksana.

Kegiatan revitalisasi kawasan wisata pantai ini merupakan salah satu kegiatan dalam satu tahun kedepan yang dilaksanakan oleh GenBI Babel. Khusus tahun 2018 sendiri kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang akan kami laksanakan, baik untuk internal GenBI sendiri maupun yang bersama-sama dengan masyarakat, jelas Achmad ketika dimintai keterangan.

Selain dari anggota GenBI sendiri pada pelaksanaan kegiatan ini juga bekerja sama dengan masyarakat desa Air Anyir mulai dari Perangkat desa, Karang Taruna, Remaja Masjid juga ikut membantu dan juga beberapa teman-teman dari Himpunan Mahasiswa Agribisnis Universitas Bangka Belitung.

“Dengan adanya kerjasama seperti ini tentu saja akan memberikan dampak yang positif kedepannya untuk kita semua,” Ungkap Achmad Septian selaku Ketua Pelaksana.

Terpisah, Fani Agustiar Santoso menegaskan bahwa “pelaksanaan ini adalah murni kreativitas dari GenBI Babel untuk meningkatkan minat masyarakat dibidang wisata khususnya untuk berkunjung ke pantai Temberan. Dengan kondisi yang masih sangat alami, ini adalah salah satu peluang untuk kami agar dapat menunjang pariwisata di Bangka Belitung. Adapun hal-hal yang kami lakukan disini mulai dari pembersihan kawasan pantai yang dipenuhi sampah dedaunan, kemudian kami juga membangun tempat sampah permanen, hingga melakukan pengecatan di musholla. Hal ini kami lakukan semata-mata agar semuanya menjadi menarik dan banyak masyarakat yang akan berkunjung kemari, apalagi ditambah dengan kemajuan teknologi tentu informasi bisa dengan cepat disebarluaskan,” pungkasnya.

Selain itu pembina GenBI Babel juga menyampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan GenBI babel sangat kreatif, bermanfaat dan kental kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan serta komunitas masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari generasi muda Babel, apa yang telah dilakukan sangat perlu diberikan apresiasi dan menjadi komunitas lokal champions / role model yang layak ditiru oleh berbagai ormas lainnya. Semoga Istiqomah, karena peluang menciptkan dan kontribusi positif bagi negeri masih terbuka lebar.

Kepala desa Air Anyir mengungkapkan, "dengan adanya kegiatan seperti ini yang dilakukan oleh GenBI Babel, kami selaku masyarakat Desa Air Anyir sangat senang sekali ternyata masih ada muda mudi yang masih peduli untuk melestarikan alam, bukan hanya sekedar foto-foto saja. Tentu saja kami sangat terbantukan dengan kegiatan ini, sangat aktif kreatif dan juga produktif. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk memajukan sektor pariwisata dan salah satunya dengan kerjasama seperti ini", ungkapnya.

Tidak hanya melakukan revitalisasi kawasan pantai saja, GenBI Bangka Belitung juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove yang bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Besar Anak Kenanga Muda (Ikebana).

Jalinan kerjasama antara komunitas lainnya menambah keseruan kegiatan penanaman mangrove ini. Harapannya bukan hanya kita saja yang merasakan keindahan pantai ini tapi juga anak cucu kita kelak juga dapat merasakan apa yang kita rasakan saat ini. Dengan slogan “Energi Untuk Negeri”, GenBI Babel diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam perubahan. (red. UKM LPM)


Topik

Mahasiswa